Tuesday, March 25, 2014

Habitat ikan Selar Kuning

Selar kuning tersebar di wilayah tropis dan ugahari kawasan perairan Indo-Pasifik Barat, mulai dari pesisir selatan Semenanjung Arab, Teluk Persia, ke timur mengitari pesisir anak-benua India, Kepulauan Maladewa, pesisir dan laut-laut pedalaman di Asia Tenggara dan Nusantara; hingga menyeberang ke sisi barat Samudera Pasifik, ke utara sampai ke perairan Jepang bagian selatan, dan ke selatan sampai ke Kaledonia Baru, Vanuatu, dan pesisir benua Australia,hingga Shark Bay di sisi barat dan Brisbane di sisi timur.
Ikan ini umumnya ditemukan tidak jauh dari pantai, berenang dalam gerombolan besar di atas dasar laut yang berlumpur pada kedalaman kurang dari 50 m.Di Australia, selar kuning menghuni paparan benua yang dangkal hingga kedalaman 50 m, sementara di Malaysia tercatat hingga kedalaman 70 m, meskipun paling sering pada kedalaman 40-60 m.
Di perairan Australia utara, Filipina, dan sebagian wilayah India, selar kuning merupakan salah satu jenis ikan yang paling umum. Gerombolan ikan-ikan selar ini juga diketahui beruaya (migrasi) secara lokal di Taiwan, ke dekat-dekat pantai di musim panas dan kembali ke bagian laut yang lebih dalam di musim sebaliknya. Selar kuning termasuk ikan yang nokturnal. Ia juga memakan fitoplankton. Acarthia, Oithona, Euterpina, dekapoda dan larva moluska dari kelompok rendah seperti Lucifer, Acetes, Mysids, dan ikan-ikan yang lebih tinggi ikut dimakan. Ia termasuk karnivora.Ikan-ikan ini memangsa aneka jenis hewan kecil; di Australia utara, paling sering tercatat jenis-jenis ostrakoda, gastropoda, dan krill sebagai mangsanya,sementara di India jenis-jenis krustasea --terutama dekapoda dan kopepoda-- yang lebih mendominasi. Selar kuning umumnya diketahui sebagai ikan nokturnal,meskipun ada pula yang mendapatinya aktif di siang hari.
Usia dewasa dicapai pada panjang tubuh sekitar 8,8 cm di umur kurang dari setahun, namun ada juga yang mencatat pada panjang tubuh 11,4 cm.Musim berpijah ikan ini di India berlangsung hampir sepanjang tahun, antara Juli – Maret, dengan dua puncak, yaitu antara bulan-bulan Juli-Oktober dan Januari-April.Telur-telurnya bersifat pelagis, dan ditemukan baik di perairan pantai maupun di sekitar estuaria.[12] Larvanya dan anak-anak ikan yang muda berasosiasi dengan ubur-ubur besar, dan memanfaatkannya sebagai perlindungan.

0 komentar: