Monday, February 17, 2014

Kucing Devon Rex


Kucing Devon Rex merupakan jenis kucing berbulu sangat pendek dan keriting, tetapi sangat lembut. Karena jenis bulunya tersebut, kucing ini disebut-sebut sebagai salah satu jenis kucing yang paling aman bagi penderita alergi bulu (kucing hypo-allergenic). Kucing Devon Rex pertama kali ditemukan oleh Beryl Cox di Buckfastleigh, Devon, Inggris pada tahun 1960 di dekat lokasi tambang timah miliknya bersama dengan beberapa anakakn kucing lainnya. Dulunya kucing ini dikira memiliki hubungan dengan kucing Cornish Rex, tetapi tes membuktikan tidak demikian.


Kucing berukuran medium ini sering disebut sebagai "kucing pixie" atau "kucing alien" karena penampilannya yang unik. Kucing unik ini memiliki 3 jenis bulu yaitu guard hair, awn hair, dan down hair. Bulu keriting yang dimiliki oleh kucing ini disebabkan oleh mutasi genetik yang berbeda dengan yang terjadi pada Cornish Rex, dan German Rex. Mereka hadir dalam banyak variasi warna bulu. Ciri khas yang dimiliki oleh kucing kucing Devon Rex adalah bentuk daun telinganya yang sangat besar dan membulat. Selain itu, kucing ini juga memiliki bulu kumis yang sangat pendek. Bahkan beberapa ada yang bulu kumisnya keriting, sehingga terlihat seolah tidak memiliki kumis.



Kucing Devon merupakan jenis kucing yang aktif, nakal, senang bermain, dan senang dekat dengan manusia. Beberapa orang bahkan mendeskripsikan temperamen kucing ini menyerupai gabungan antara anjing, kucing, dan monyet. Atau lebih dikenal dengan sebutan "Monyet berbulu kucing". Mereka mempunyai kemampuan melompat yang tinggi, dan cenderung akan menyusuri setiap tempat di rumah. Sehingga tidak mengherankan jika mereka sering ditemukan di dalam keranjang cucian, di sudut lemari, atau di kamar mandi. Kucing Devon Rex juga dikenal merupakan kucing yang sangat cerdas. Mereka merupakan jenis kucing yang mudah dilatih. Mereka bisa dilatih berjalan di atas tali dan beberapa trik lain yang biasanya bisa dilakukan oleh anjing, seperti mengambil barang, berdiri dengan kaki belakang, dll.



Artikel Terkait :

0 komentar: